Website DPR Paling Mahal? Masak sih?

Dua minggu yang lalu saya melihat salah satu hot thread di Kaskus adalah tentang "Website DPR merupakan website dengan biaya termahal",  dan disana banyak komentar dari kaskuser - ada yang pro, dan ada juga yang kontra. Disana disebutkan website ini menghabiskan anggaran Rp 9,3 miliar pada 2010 dan Rp 12 miliar pada 2009 .




Tiga hari setelah itu saya menemukan sebuah note di facebook yang berisi seperti ini:
(*note ini ditulis oleh staff IT DPR)

Anggaran IT DPR 2010 10 Milliar. TAPI yg TERSERAP artinya yg terpakai cuma 56% jadi 5.6 M jadi banyak penghematan kan, dan itu untuk membiayai seluruh kegiatan IT DPR selama setahun. Total ada 32 kegiatan. Pengeluaran yang paling besar 1.43 M untuk biaya internet provider, sisanya untuk pembelian dan maintenance hardware, server, jaringan, litbang dll.

Saya mulai kerja di IT DPR sejak awal 2009 beserta 4 teman2 alumni jerman lainnya sebagai Tenaga Ahli dan sejak itu semua aplikasi (web based dan desktop) kita buat sendiri. Kesulitan awal kami adalah masalah birokrasi dan etos kerja, tapi itu bisa kita atasi. Kita hanya terima Gaji dan rekan2 pns hanya terima gaji + tunjangan, intinya hampir tidak pernah ada proyek bikin aplikasi ini itu. apalagi berita yg mengatakan bahwa pembuatan website dpr menghabiskan dana sekian M, itu fitnah yg sangat kejam, Website DPR saya yang buat, walaupun tampilannnya memang kurang bagus karena saya bukan designer, tapi kita memang lagi mengerjakan perbaikan sana sini untuk itu karena sebelumnya saya lebih concern ke engineeringnya karena ada ratusan-ribuan attempt untuk menghack semua situs under dpr.go.id tiap hari, sedangkan contentnya adalah urusan bagian pemberitaan, humas, komisi dan alat kelengkapan dewan yang lain. Selain Website kita juga mendevelop aplikasi2 lainnya spt pengaduan, KIP, Sitanang, aplikasi kiosk, Applikasi buat SMS Gateway dll. Saat ini beberapa pekerjaan yang akan dilaunching ke public adalah sistem pengaduan masyarakat online via web dan sms, trus Keterbukaan Informasi Publik dimana Masyarakat bisa merequest suatu Informasi.
Ada kira2 2700 orang user di DPR, (1200an PNS, 560 Anggota Dewan + Aspri dan Tenaga Ahli). Pranata Komputer (Istilah PNS yg bekerja di bidang IT) sebanyak 18 orang. Nah bayangkan saja 18 orang ini harus melayani kurang lebih 2700 orang. Makanya sebisa mungkin kita alert for anything agar tidak terjadi banyak complaint yang harus ditanggapi. Selain harus melayani banyak orang, 18 orang Pranata komputer ini juga harus mengerjakan kerjaan2 lainnya seperti maintance jaringan, pengembangan applikasi, litbang dll.
Mengenai Email, ada kokkk, liat aja http://mail.dpr.go.id/ kita buat pake exchange server, bisa diakses dimana2 kok (tidak seperti kata seorang Pakar yang menurutnya cuma bisa diakses dari dalam lingkungan DPR saja) aya aya wae :p. Selain bisa diakses dengan komputer juga bisa dengan mobile device n gadget spt BB, android, windows mobile, symbian. Kita sudah melakukan sosialiasi tentang email ini dan kesulitannya adalah, sistem pekerjaan di DPR kebanyakan masih menganut PAPER-BASED work, as simple as that.
Saya paham dan maklum sekali bahwa Negara kita ini adalah Negara Komentator, dari Mulai urusan Sepakbola, politik, ekonomi dll. Sepertinya tidak penah ada penghargaan untuk orang2 yang mau bekerja keras untuk bangsa ini. People wouldnt interested in reading Good News in Media, Good News Wouldnt Sell. Contoh Kalo kita baca atau melihat berita tentang keberhasilan anak2 muda memenangkan olimpiade fisika, who cares anyway?. Tapi Kalo Bad News baru laku deh, walaupun sering tidak proportional, sepertinya semua orang pasang kuping dan mata dengan cermat.
Yang penting buat saya sekarang adalah bekerja sekeras2nya semampu saya untuk bangsa ini tanpa banyak bicara.
Ada 4 Item yang sedang saya kembangkan saat ini.
1. Aplikasi untuk perancangan undang2, sistem untuk mendokumentasikan dari awal suatu undang2 diajukan sbg RUU trus masuk prolegnas, perumusan, pembahasan, harmonisasi sampai disahkan, sehingga kita semua bisa mentracking proses pembuatan undang2.
2. Sistem/Aplikasi untuk menintegrasi semua unit2 kerja di DPR
3. Sistem/Aplikasi untuk Kerjasama antar parlemen dunia dan dprd
4. Kiosk informasi dengan Multitouch (saya pakai dot net 4 WPF)
Kalau ada rekan2 Alumni Elektro UI atau Alumni Jerman atau siapapun teman2 yang berkecimpung di dunia IT yg mengerti tentang 4 hal diatas atau hal2 lainnya spt security, jaringan dll, dengan segala kerendahan hati saya meminta untuk memberikan saran, konsultasi dan masukan.
Ayo dong semuaa, jangan bisanya ngomong doang, bantu gw, ayo dongg, ayo dongg hehehe
Andi Mardinsyah
andi@dpr.go.id
andimardinsyah@yahoo.com (hehehe)

wahhh,,, bagaimana pendapat agan-agan semua??? seharusnya kita dapat menjadi pribadi yang dapat menghargai hasil karya orang lain.. Keep Spirit to Mas Andi..!!
Share on Google Plus

About Kurnia Rahman

Kurnia Rahman Agus - Programmer lepas yang mengisi hari-harinya dengan memberikan ilmu kepada siswa-siswi di salah satu SMK di Pekanbaru. Beliau aktif di beberapa komunitas seperti Blogger Bertuah dan Baleno Club Riau.

6 comments :

  1. wwwaaaaahhh.... Potret Indonesia yang sangat menyedihkan.. truz uang ber-M lagi..kan uang rakyat juga.. TT

    ReplyDelete
  2. Yah begitu lah kadang media terlalu melebih-lebihkan.. Sebenarnya kita harus bisa jadi pribadi yang dapat menghargai hasil karya orang lain

    ReplyDelete
  3. mending dpr pakai blogspot aja deh , gratisss

    hahahha

    ReplyDelete
  4. Bener kata sichandra, pake blogspot aja, kalo domainnya silakan pake subdomain saya, biar agak kelihatan profesional XD

    ReplyDelete
  5. gk mungkin ampe segitu.
    Duitny di korup ama anggota DPR

    www.areapanas.com/2011/05/balon-udara-ini-unik.html

    ReplyDelete
  6. hahaha,,, website DPR pake cepot???
    >> gak kepake ilmu nya si webmaster Staff IT DPR dong :D

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung, Semoga Bermanfaat..