-->

Grojogan Sewu, Pesona Keindahan di Tawangmangu

Asssalamualaikum Readers, kali ini saya menulis tentang sebuah objek wisata di daerah Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Karanganyar kecamatan Tawangmangu - Air Terjun Grojogan Sewu . Air terjun ini memiliki tinggi kurang lebih 81 meter. Oh ya, artikel ini saya hadiahkan kepada sahabat lama blogger nan jauh disana (*baca Dompu, NTB) , Arie Ramadhani a.k.a Armaee. atas ulang tahun yang kedua  blog Popcorn of My-life.



Back to topic, Tawangmangu adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kecamatan ini ternama karena merupakan daerah wisata yang sangat sejuk. Tawangmangu dikenal sebagai daerah yang memiliki obyek wisata pegunungan di lereng barat Gunung Lawu yang bisa ditempuh dengan kendaraan darat selama sekitar satu jam dari Kota Surakarta (Solo). 

Cerita ini merupakan kelanjutan dari kunjungan wisata ke Jogjakarta dan Solo yang saya lakukan bulan februari kemaren. Saya yang menginap di Kontrakan nya Mbak Dinna di Karanganyar tepat didepan stadion Karanganyar. 

Hari itu minggu, dan tanggalnya sukses saya lupa. kami beranjak dari kontrakan sekitar jam sembilan pagi dengan berjalan kaki menuju gapura komplek, menunggu bus yang bertujuan ke Terminal Karanganyar. Selama disini saya menggunakan angkot untuk bepergian, karena mbak Dinna sendiri juga tidak punya kendaraan pribadi di kota kecil ini, sepeda motor nya masih tinggal di Pekanbaru sejak dua bulan yang lalu.

Lima belas menit sudah berlalu, tiba-tiba sebuah bus mini (kalau di Pekanbaru sih ukurannya setengah dari besar Bus Kota) berhenti di depan kami. "Kemana mas??" si kondektur berteriak dari balik pintu bus. "Tawangwangu mas.." mbak Dinna tetiba menjawab. 
*
Selama perjalanan menuju Tawangmangu, saya melihat hamparan kebun Tebu dan sawah yang sangat luas. Jalan yang berliku dan menanjak membuat perjalanan ini semakin seru. Satu  - dua penumpang naik dan turun, aku yang duduk di belakang bangku (kursi)nya mbak dinna berbisik dari belakang, "lama lagi nyampe?" "kurang lebih satu jam, nikmati aja bro..!"

Kami sampai di terminal Tawangmangu sekitar jam sebelas. kemudian dilanjutkan dengan naik angkot / oplet menuju ke lokasi air terjun. Sebenarnya tidak ada tujuan angkot yang ke sana, cuma karena kebetulan kami duduk di samping supir dan berbincang-bincang dengan nya. Pak Supir yang mengetahui kami berdua dari Riau dan belum pernah kesini sebelumnya sangat antusias berbagi cerita tentang daerah ini dan mengantarkan kami hingga pintu masuk Objek Wisata Air Terjun Grojogan Sewu. ia bercerita, untung saya naik angkotnya. "kalau tukang ojek yang di depan terminal tadi tahu mas mau ke air terjun, mas bakal ngeluarin duit banyak. Tukang ojek disana memang khusus untuk mengantar dan menjemput wisatawan ke lokasi air terjun. dan biasanya tarif yang mereka patokkan berbeda tergantung dari mana si wisatawan berasal."
*
Kami masuk dengan membeli dua buah tiket dengan harga 15 ribu per orang dewasa. Di muka tangga , terdapat sebuah ucapan Selamat Datang. Plang ucapan ini merupakan awal 1.250 anak tangga yang akan kami lalui nanti.




Tawangmangu berada pada area pegunungan yang subur dikelilingi oleh hutan dan perbukitan. Namun demikian kota kecil ini telah terkenal hingga ke manca negara karena kawasan ini merupakan obyek pariwisata yang cocok untuk dijadikan pilihan saat berlibur maupun berdarma wisata.

Selain udaranya yang sejuk, keindahan alam di sekitarnya tidak kalah menarik dengan kawasan lain di indonesia, terlebih lagi didaerah ini terkenal dengan produksi pertanian penghasil sayur mayur selain dari keberadaan obyek wisata Air Terjun Grojokan Sewu. Tawangmangu sendiri telah menjadi pilihan bagi orang-orang perkotaan untuk membangun villa-villa, maupun berinvestasi dengan mendirikan hotel-hotel & penginapan.





LihatTutupKomentar