Memaknai Kesalahan Dalam Diri

Pernah merasa bersalah? pastinya kita pernah. Tapi kalau serba salah, yah mungkin ini juga ada yang mengalami. Yah, begitulah hidup. Semua sikap, prilaku, perkataan, bahkan keputusan yang kita ambil akan ada saja komentar dari orang-orang sekitar. Entah itu dari orang yang mengenal maupun tidak.

Sesungguhnya, komentar baik atau buruk dari orang lain terhadap kita itu tidak memiliki pengaruhnya sama sekali dengan kita. Jika orang lain berpendapat tak baik terhadap kita, toh amalan ikhlas atau tidaknya kita beramal hanya Allah yang tahu, bukan? Lalu, jika orang lain memuji amalan kita. Cukup kita amin kan saja, karena khawatir akan timbul rasa bangga diri. Atau jadikan cambuk semangat, agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Berlomba dengan diri sendiri, bukan membandingkan diri dengan orang lain.

Maka dari itu, apapun tanggapan orang lain tentang apa yang kita lakukan. Kita percaya saja bahwa sebaik-baiknya penilai itu Allah. Memang, tak bisa dipungkiri bahwa kita juga butuh penilaian seorang teman, agar jika kita salah arah ada seseorang yang mau mengingatkan kita. Namun, jika kita yakin yang kita lakukan sudah sesuai di jalurNya dan manusia masih menilai salah. Kita tak perlu bersusah payah menjelaskan apa yang kita lakukan kepada banyak orang. Cukup Allah yagn menilai.

Tak akan ada habisnya, menyamakan pendapat dimana kita tahu setiap orang memiliki pendapat dan pandangannya masing-masing. Jika sudah tak ada lagi yang percaya sama kita, cukup sandarkan harapan kepada Sang Pemilik Hati :) 


#repost from tumblr
Share on Google Plus

About Kurnia Rahman

Kurnia Rahman Agus - Programmer lepas yang mengisi hari-harinya dengan memberikan ilmu kepada siswa-siswi di salah satu SMK di Pekanbaru. Beliau aktif di beberapa komunitas seperti Blogger Bertuah dan Baleno Club Riau.

0 comments :

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung, Semoga Bermanfaat..