Budaya Berbagi dalam Komunitas Blogwalking /20’


“Sekarang ini siapa sih yang tidak tau blog, bahkan dari analisa yang dilakukan oleh komunitas Internet sehat PT Telkom menyebutkan delapan dari sepuluh orang pengguna facebook pasti punya blog”.

Sepenggal kalimat yang saya ambil dari ucapan salah seorang Panitia lomba Blog “Pekanbaru Education Fair 2011” yang di taja Tribun Pekanbaru dan Telkom beberapa minggu yang lalu. 

Yang menjadi problema nya sekarang adalah begitu banyak nya blog yang menjadi “sampah” di Internet. Mulai dari blog bekas lomba yang tidak terurus lagi, blog bekas tugas kampus yang hanya dibuat untuk penilaian di suatu mata kuliah, blog yang mati suri ditinggal pemiliknya karena kurang nya pengunjung, atau juga lainnya.


Sekarang pertanyaan nya bagai mana blog yang sudah dibuat tersebut tidak hanya menjadi “sampah” di dunia maya..? Dalam hal ini Saya memberikan sebuah contoh kasus, kita umpamakan saja dengan Seorang pelajar yang membuat sebuah blog baru setelah mengikuti seminar pelatihan blog di sekolah nya. Dua atau tiga kali postingan dia merasa sangat nyaman dengan hobby baru nya itu. Namun seminggu kemudian bagaimana?? Blog yang telah dibuat tadi ternyata kurang mendapatkan perhatian di dunia maya dan hanya menjadi konsumsi pribadi saja. Itu terjadi karena kurang nya sosialisasi dengan pengguna blog ( blogger) yang lain. 

Sebenarnya banyak cara yang dapat dilakukan agar blog yang telah dibuat tidak mati suri. Diantaranya adalah: 
1. Promosikan Blog anda
mempromosikan blog ke teman-teman yang lain di dunia maya, bisa melalui jejaring sosial facebook, twitter , atau juga lainnya.
2. Blogwalking
Sekedar berkunjung ke blog teman atau yang sering di sebut blogwalking juga merupakan cara yang ampuh dalam meningkatkan traffic pengunjung pada blog kita. Ini jelas berpengaruh positif pada blog kita, karena dengan meninggalkan jejak di blog lain otomatis link dari blog kita akan tersimpan disana dan kita punya juga mendapatkan teman sesama blogger.
3. Daftarkan ke sosial bookmark
Hal yang ketiga ini dilakukan apabila kita masih merasa belum puas dengan kedua cara diatas. Cara nya sangat mudah dengan mengirimkan berita atau artikel pada situs sosial bookmark. Di Indonesia terdapat beberapa situs sosial bookmark seperti Lintas Berita, Infogue, Kompasiana dan lain-lain. 

Kebanyakan dari blogger melakukan blogwalking hanya dengan mengisi buku tamu yang ada di halaman blog. Jelas kebiasaan ini kurang sejalan dengan prinsip blogwalking yang sebenarnya. Marilah kita aktifkan kembali budaya meninggalkan komentar pada postingan / artikel blog yang dikunjungi. Karena hal itu jelas terasa lebih dekat dari pada hanya sekedar meninggalkan jejak di buku tamu yang biasanya berisi sepenggal kalimat “pagi sob, kunjungan pagi.. jangan lupa mampir kembali ya..” atau kata-kata yang lain tapi bermakna sama. 

Dengan adanya Komunitas Blogwalking /20’ yang dikomandani Oleh Mas Syaiful A. Zy dan kawan-kawan  ini diharapkan tidak hanya dapat menghidupkan kembali blog-blog yang telah mati suri tapi juga menumbuhkan rasa saling berbagi sesama blogger. Berbagi dalam hal apa saja, tidak hanya pengetahuan, informasi, berita tapi mungkin juga dalam hal materil bagi yang bersifat sosial. Mungkin blog ini juga salah satu korban blog yang mati suri, blog yang sudah ada sejak tahun 2009 ini serasa hidup kembali setelah di awal tahun 2011 kemarin tergabung dalam Komunitas KBW /20’.

Dalam Komunitas ini, saya mendapat banyak teman sesama blogger. Mulai dari Aceh , Medan, Jakarta, hingga Ke Makasar. Ini jelas sangat menguntungkan bagi kita, karena seseorang pernah berkata:

“Mencari musuh itu gampang kurt, tinggal ludahi aja orang dijalan dah dapat deh satu. Tapi kalo nyari teman itu yang susah..” 

Jelas itu bukan sekedar arti teman biasa. Teman yang mau saling berbagi apa pun yang kita tidak tahu atau miliki. Dengan artikel pendek ini , saya berharap dan berpesan semua anggota dari KBW /20’ dapat meningkatkan kembali Budaya berbagi dalam Komunitas BlogWalking.

[Di Salah satu sudut Kota Pekanbaru , 19 Maret 2011]
LihatTutupKomentar