Nikmatnya Berbagi

Jum’at – 22 April 2011, terbangun di subuh hari dengan sahutan azan yang berkumandang dari seberang sana sungguh nikmat yang luar biasa. Seketika itu kubuka mata dan berucap, “Alhamdulillah”.  Hari ini angka di kalender sebuah operator seluler itu  berwarna merah, kudapati sebuah informasi kecil dibawah nya bahwa hari ini adalah hari paskah.  Apa itu Paskah?? Aku juga tidak mengerti. Yang jelas hari ini dapat kugunakan untuk beristirahat sejenak , lepas dari bayang-bayang Project Akhir untuk beberapa waktu.
Sedikit berbagi cerita kepada sahabat, bukan bermaksud pamer, ria, sombong ataupun lainnya. Karena ku tahu tak ada seorang pun manusia yang boleh bersikap demikian kecuali Dia, Allah Azza Wajalla. Pagi ini ku di ajak Kak Dinna untuk menemani nya ke sebuah panti asuhan di daerah Pasir putih. Jam Sembilan lewat lima belas menit kami berangkat dari rumah, Kak Dinna dan seorang temannya duduk dibelakang sementara aku yang nyetir sendirian di depan. Kami berhenti di sebuah toko buku untuk mengambil barang, aku disuruh mengangkat kotak berukuran 60x60x60 itu kedalam mobil. Kulihat isinya ada buku tulis, alqur’an iqrak, dan alat tulis lainnya.

 
Tempat itu bernama “Panti Asuhan YLBMI”, bertempat di jalan raya pasir putih depan gapura Duta Mas II – Kampar. Panti asuhan yang berisi sekitar lima puluhan anak didalamnya, mulai dari yang paling kecil  berusia tiga tahun,hingga yang paling besar yang kini duduk di kelas 2 MTs. Memang aku tidak bisa mengingat nama-nama mereka semua , tapi yang ku tahu mereka sangat senang bertemu kami. Mereka bermain-bergelut bersama tanpa ada rasa sedih dan perasaan yang aku sendiri kadang ingin bertanya, “Kenapa mereka bisa ada disini??” sedikitpun. Beragam latar belakang mereka bisa ada disini, mulai dari perceraian orang tua hingga anak yatim piatu. 
Ukthi Dinna dkk
 
Salam-salam dengan mereka

Suasana Tempat berkumpulnya anak-anak

Ketika kami pulang
 
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bg. Arif

Sedikit berbagi rezeki yang dilakukan Kak Dinna dan beberapa orang teman nya ini hendaknya dapat ditiru oleh para pejabat-pejabat dan anggota Dewan disana, jangan hanya berita korupsi, perkelahian, dan menonton film porno  saja yang sampai ditelinga kami para masyarakat.

Post a Comment

0 Comments