Hanya Sekedar Suara

Sekarang bicara,
Lalu diam,
Berkoar-koar dalam ribuan suara yang lantang,
Seakan nyata datang dari sana. 
Melumpuhkan daun-daun kering dibalik sana,
Melihat dunia dari sudut pandangnya. 
Mengingatkan dirinya kepada surga, 
lalu menghempaskan cerita ke dalam neraka. 
Yang hanyut dalam letupan suara iba. 
Melihatkan dirinya pada badan teriris suara..
Membuainya hilang pada mata yang tertutup,
seakan hidup adalah siksa dan mati adalah surga.



#antologi

Post a Comment

1 Comments

  1. Hm ... pusisnya bagus (@,@)
    Saking bagusnnya saya translatekan gak faham juga maklum bukan Guru Bahasa Indonesia :3

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung, Semoga Bermanfaat..